Posted on

Pelatihan Spiritual Technopreneur Motivation (STM) bagi Pelajar

Berbicara mengenai pengusaha, ada sebuah prinsip yang perlu cepat diterapkan dalam memulai sebuah wirausaha atau bisnis, yaitu cepat mengambil start sedari muda. Ada beberapa keuntungan ketika memulai usaha sejak muda. Pertama semangat masih segar dan maksimal. Kedua, tingkat kreativitas dan produktivitas masih tergolong tinggi. Terakhir memiliki waktu yang cukup panjang untuk berusaha secara maksimal, jika terjadi suatu kegagalan akan lebih mudah bangkit karena waktu masih panjang menanti di depan.
Ketika mengawali sebagai pengusaha muda akan timbul banyak tantangan yang cukup berat, lalu apa artinya jika kita mengawali sedari muda tanpa sebuah tekad yang luhur, pastilah nantinya akan mudah tumbang. Dengan sebuah tekad yang kuat maka sudah pasti seberapa besar resiko yang ada pasti akan dengan sigap dihadapi. Apalah arti berusaha tanpa doa, dan apalah arti doa tanpa ada dzat yang menerima doa kita. Tekad usaha yang dilakukan haruslah berlandaskan tekad spiritual yang kuat, karena rezeki kesuksesan ada ditangan Tuhan Seluruh Alam. Bagaimana cara menuju pintu rezeki itu adalah dengan berusaha, dan bagaimana cara kita mengambil rezeki itu adalah dengan doa.

Spiritual Technopreneur Motivation (STM)
Spiritual Technopreneur Motivation (STM)

Membahas tentang doa kepada Sang Pencipta, maka wajib hukumnya untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar doa yang dipanjatkan bisa terkabul. Dalam Islam, mendekatkan diri kepada Allah SWT dilakukan dengan taqwa, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Kiat-kiat yang dilakukan bisa dengan melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu atau dengan kata lain bekerjalah di tengah tengah waktu sholat, bukan sholat di tengah tengah waktu bekerja, artinya ketika adzan berkumandang maka kita harus mendekatkan diri dulu kepada Allah dengan sholat. Amalan yang lain bisa dengan melakukan tadarus rutin dan mengamalkan apa yang terkandung dalam kitab Al-Quran yang dibaca.
Secara spesifik untuk menjadi pengusaha muda di bidang teknologi atau disebut teknopreneur yang sukses dengan tekad spiritual yang tinggi maka ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Bukan seberapa keras kita berusaha tetapi lebih seberapa ketahanan terhadap konsistensi dalam berusaha. Bukan seberapa banyak hal yang dihasilkan tetapi lebih seberapa barokah hasil yang didapat sehingga mencapai kebahagiaan dalam kesusksesan. Bukan seberapa banyak doa yang dipanjatkan tetapi lebih seberapa banyak beribadah dan melakukan kebaikan dalam usaha itu. Pentingnya menjadi kaya tetapi barokah yang dalam hal ini berkaitan dengan menjadi pengusaha muda yang sukses dengan tekad spiritual yang kuat dan bagus.
Inti yang bisa kita ambil sebagai pengusaha muda selalu mengawali setiap usaha dengan sebuah doa yang secara afdal bisa dilakukan dengan cara ibadah sholat sunat Dhuha, bahkan jika bisa 12 rakaat karena itu akan membuka pintu-pintu rezeki yang bisa kita ambil dengan cara berusaha dengan maksimal. Selain itu bila menginginkan hasil yang berlipat maka usaha harus dibarengi dengan sedekah. Minimal 2 hal itu bisa menjadikan tekad spiritual untuk berusaha sebagai pengusaha muda akan diberikan kelancaran usaha, namun perlu diingat hal-hal tersebut dilakukan tanpa mengesampingkan ibadah-ibadah wajib. Dan yang paling utama yang tidak boleh dilupakan sebagai pengusaha muda yang sedang berusaha mencari kesuksesan adalah mendapat restu dari kedua orang tua.

Itulah beberapa inti materi pelatihan Spiritual Technopreneur Motivation (STM) yang disampaikan oleh Direktur PT. PMC Teknikindo di sekolah, khususnya sekolah kejuruan. (praz)

Referensi luar: http://blog.student.uny.ac.id/animoonz/2014/07/19/pengen-kaya-tapi-barokah/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *