Posted on

Kajian Analisis Social Impact Perusahaan Teknologi di Masyarakat

Komitmen dari tim Astoetik (PT. Putra Multi Cipta Teknikindo) dalam melakukan pengembangan teknologi berbasis kebudayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat dengan berbasis kepada teknologi kerakyatan diwujudkan melalui penilaian dampak sosial (social impact) di lokasi usaha yaitu Jeblog, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.
Penilaian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari kehadiran kami terhadap masyarakat setempat, baik saat pembangunan ataupun perusahaan telah berjalan, sehingga perusahaan mendapat gambaran yang jelas akan kondisi sosial yang berada di sekitarnya. Juga untuk meningkatkan ataupun mempertahankan dampak positif yang telah dilakukan perusahaan dan mampu mengelola dampak negatif yang mungkin terjadi karena operasional perusahan. Kajian ini juga dapat menjadi acuan untuk melakukan pengelolaan resiko sosial perusahaan (Social Risk Management).

Social Impact (Astoetik)
Youth Empowering (Astoetik)

Dampak sosial dari hasil penilaian yang dilakukan oleh tim yaitu:

1.  Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di sekitar tempat usaha

  • 18 orang mendapatkan manfaat langsung karena terlibat menjadi karyawan tetap & part time, dengan rincian: Pembuatan kardus, Pembuatan bodi alumunium, Pembuatan bodi tanah liat dan tungku, Penyoldiran rangkaian, Marketing (pemasaran), dan Trainer pelatihan membatik
  • Upah 35rb/ hari bagi tenaga produksi dan 10% per produk bagi marketing diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat
  • 1 kampung di dusun Jeblog (+670 orang) mendapatkan manfaat secara tidak langsung dengan adanya sanggar batik yang akan segera di-launching
  • Jumlah tersebut bisa bertambah, seiring meningkatknya permintaan pasar.

2.  Menumbuhkan kecintaan terhadap budaya membatik

  • Hadirnya kompor batik listrik Astoetik dengan teknologi hemat energi dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan cinta terhadap budaya sendiri, khususnya batik.
  • Muatan lokal membatik di hampir seluruh instansi pendidikan di daerah Jawa dan juga berbagai pelatihan membatik yang sering diadakan saat ini merupakan bukti masyarakat semakin cinta budaya membatik.

3. Mengajarkan berpikir secara kreatif dan belajar wiraswasta

  • Menekankan bahwa teknologi dengan penerapan yang tepat dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Produk Astoetik mengajarkan masyarakat contoh nyata penerapan teknologi tersebut.
  • Dampaknya adalah penghematan biaya operasional serta ketidak-tergantungan terhadap minyak dan gas yang semakin mahal dan langka. Adanya usaha baru diharapkan sebagai motor/ penggerak dan akan memunculkan usaha-usaha lain.

Semoga melalui penilaian dampak sosial ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk waktu ke depan. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *